Paranormalcy By Kiersten White

8254259Penerbit : Terakota Books (Uncorrected Version/ Dummy)
Tebal : 403 Halaman
Alih Bahasa : Tendy Yulianes Susanto

Jujur nih, saya sempet trauma dengan buku2 yang mengandung vampire dan ware-wolf setelah membaca Twilight Series. Lalu kemarin2 saya bertekad untuk mengapus keengganan untuk membaca segala jenis buku yang tadinya saya hindarin dan mencoba lagi untuk kembali netral. Kebeneran dapet tawaran dari Terakota Books buat baca versi dummy dari buku Paranormalcy nya Kiersten White yang bakalan mereka terbitin.

Gayung bersambut deh. Dan emang kayaknya ngga boleh deh menghakimi suatu genre itu asik atau ngga. Buktinya buku ini berhasil mengampuni prasangka saya terhadap cerita2 yang mengandung vampire dan ware-wolf. Hehe.

Tokoh utama di buku ini namanya Evie. Seorang remaja perempuan yang bekerja di IPCA ( The International Paranormal Containment Agency). IPCA ada untuk mendata, melacak dan menertralkan semua mahluk jadi2an (atau istilah lainnya golongan paranormal) yang berkeliaran di dunia. Vampire, Ware-wolf, Faerie, Mermaid, Hag dan aneka mahluk jadi2an lainnya yang belum dikategorikan.

Para mahluk paranormal tersebut biasanya menggunakan wujud penyamaran (Glamor, istilah mereka) agar bisa berkeliaran bebas di dunia manusia. Wujud penyamaran tersebut sebenarnya hanya ilusi untuk menipu mata mahluk lain. Di titik itulah Evie memiliki kelebihan, dia bisa melihat wujud asli mahluk paranormal menembus Glamor-nya. Dengan kata lain, tidak ada satu pun mahluk paranormal yang bisa bersembunyi dari mata Evie.

Karena itu, semenjak berumur kurang dari 10 tahun Evie  dirawat dan dibesarkan oleh orang2 IPCA. Dan ketika telah cukup terlatih, Evie bekerja untuk menetralkan para vampir dan mahluk lainnya sehingga tidak dapat mengganggu manusia.

Di kompleks IPCA Evie memiliki unit tempat tinggalnya sendiri, ia bersahabat dengan seorang Mermaid pintar bernama Liz yang juga bekerja untuk IPCA. Namun seperti halnya remaja biasa, Evie seringkali memimpikan kehidupan normal seperti yang ia lihat di serial TV. Dan hal2 yang paling ia inginkan untuk miliki sebagai perlambang kehidupan remaja normal adalah memiliki SIM dan locker sendiri. Hehehe.

Boleh dibilang salah satu kelebihan dari buku ini adalah karakter heroine nya. Evie yang cerdik, lucu dan tangguh. Jauh dari kesan menye2 (we had enough of Bella Swan thank you!) pokoknya si Evie ini.

Suatu hari markas IPCA menangkap seorang penyelundup di ruangan agen/ibu asuh Evie, Rachel. Si penyelundup ternyata semacam shapeshifter yang belum pernah ditemukan dan dikategorikan oleh IPCA. Sang shape shifter itu bernama Lend yang ternyata pada dasarnya adalah seorang remaja pria yang seumuran dengan Evie.

Didorong oleh rasa penasarannya (karena minim teman sebaya), akhirnya Evie berteman dekat dengan Lend yang statusnya tahanan IPCA. Dari hasil ngobrol2 mereka Evie mulai mempertanyakan keberadaannya di IPCA. Apa sebenarnya statusnya, kenapa ia tidak boleh bebas keluar dari lembaga itu, dan pertanyaan2 lain yang sebelumnya diterima Evie sebagai suatu kewajaran.

Di sisi lain terjadi sesuatu yang tidak biasa di dunia paranomal. Banyak mahluk2 paranormal yang ditemukan mati tanpa sebab. Setelah beberapa kasus rumor beredar bahwa pembunuhnya adalah mahluk berwujud api yang dapat membuat paranormal sekuat apapun mati hanya dengan menyentuhnya.

Ternyata rumor tersebut berkaitan dengan kelakuan Reth, seorang Faerie yang pernah dekat (tapi sekarang tidak) dan terlanjur terobsesi dengan Evie. Reth terus mencoba dengan berbagai cara untuk mendekati Evie dan mengisinya dengan api.

Apa sebenarnya benah merah dari semua puzzle di atas? Siapa sebenarnya Evie? Baca sendiri aja ya.. Yang jelas terimakasih kepada pihak yang memberikan kesempatan saya untuk baca terjemahan ini duluan, saya jadi kadung penasaran dan beli ebook buku ini dan dua buku terusannya untuk ngobatin penyakit penasaran saya. Hehehe.

Saya suka banget dengan ide adanya lembaga kayak IPCA buat mengatur keberadaan para mahluk jadi2an. Idenya orignal dan menarik. Setelah bandingin dengan versi bahasa inggrisnya, ternyata versi terjemahannya ini berhasil mentransfer semua muatan dari bahasa aslinya tanpa mengurangi kesegaran jalannya cerita.

Ngga gampang deh kayaknya mengkonversi celoteh khas remaja dari versi bahasa inggris ke versi bahasa indonesia. Salah2 bisa2 kedengeran ganjil dan ngerusak seluruh keasikan baca. Makanya saya bisa bilang kalo ini salah satu versi terjemahan yang berhasil.

Buat para penggemar genre Young Adult Paranormal kayaknya keterlaluan kalo sampe ngelewatin buku ini. Buat para penggemar genre lain, ngga ada salahnya juga nyoba baca. Terlepas apa genrenya, buku ini cukup seru dan menarik buat dibaca. 4 dari 5 bintang dari saya.

PS : Menurut saya satu2nya yang kurang OK adalah covernya. Ngga menggambarkan kepribadian Evie soalnya. Terlalu feminim dan kurang sangar. Hihihi.